Senin, 01 Agustus 2011

Aneka manfaat spirulina

Spirulina untuk Burung Lovebird,







Anakan Lutino usia 2 bulan













Kandang di Gresik

Pada kali pertama memberi spirulina saya agak ragu-ragu, namun setelah membaca banyak literatur akhirnya saya memutuskan untuk memakai sepirulina untuk Burung Lovebird saya, karena saya sudah yakin dengan manfaat luarbiasa dari spirulina, tidak ada yang lebih ajaib kedua setelah keajaiban hakiki dari Allah SWT, pengalaman saya dan istri saya melihat induk jantan Lutino matamerah sakit dan hampir mati, kondisi saat itu matanya menjadi pucat hampir putih, badan kurus, lemas, dan tidak bisa berdiri. Dengan baca Bismillah pagi itu saya beri spirulina, namun yang terjadi burung itu seperti mati, posisinya terbalik dengan kaki keatas dan saya langsung menyimpulkan bahwa Lovebird ini mati, akhirnya saya letakkan di besek (anyaman bambu utk tempat tape) dan saya letakkan didalam sangkarnya, pada siangnya saya lihat lagi, apakah lutino saya mati apa masih hidup..... .....,, Tapi yang terjadi Alhamdulillah berkat kekuasaan Allah SWT. Burung itu nangkring dan mulai mau makan jagung dan hidup sampai sekarang. Dan Alhamdulillah burung itu sudah mulai gemuk dan rajin berkicau.










Pengalaman ini saya alami sendiri , sejak itu saya percaya penuh dengan spirulina.

Sekedar info buat temen-temen, berikut cuplikan artikel tentang manfaat spirulina :

Untuk Louhan, tidak ada yang memikat saat pertama kali melihat penampilan blue unique track milik Kabinawa. Lou han itu hanya dihiasi nongnong kecil. Namun perubahan besar terjadi setelah Kabinawa memberi campuran 1,5-7,5% spirulina ke dalam pakan. Tak sampai 8 minggu, nongnong blue unique tampak besar. Bahkan melebihi ukuran kepala. Dengan penampilan baru itu seorang hobiis di Jakarta langsung menawar hingga Rp 30-juta.

Bagi penggemar lou han, memiliki ikan bernongnong besar sebuah kebanggaan. Nongnong besar diyakini memberi umur panjang pada pemiliknya. Wajar banyak hobiis berlomba mencari lou han bernongnong besar. Nongnong yang besar itu dapat dibuat, ujar Kabinawa. Melalui serangkaian percobaan, profesor riset dari LIPI itu menunjukkan ganggang biru-hijau itu bisa membuat nongnong lou han besar.

Menurut Kabinawa, nongnong pada lou han merupakan tempat menyimpan cadangan makanan. Di dalamnya berisi lipoprotein dan nutrisi pelengkap lain. Nongnong dapat mengecil karena cadangan makanan yang ada diserap menjadi energi. Untuk menghindari cadangan makanan itu terpakai, spirulina dapat menjadi pengganti. Spirulina mengandung nutrisi untuk menghasilkan energi, ujar Kabinawa.

Antistres

Kandungan protein dan lemak yang tinggi dalam spirulina membuat ganggang renik itu menjadi salah satu campuran pakan. Menurut penelitian Kabinawa, spirulina mengandung protein 65-70%. Itu lebih tinggi daripada telur yang hanya 12%. Nilai itu juga melampaui protein asal daging dan ikan, 15-25%. Senyawa lain yang dimiliki spirulina adalah 15-25% karbohidrat, 7-13% mineral, 8-10% serat, dan 3% air. Semua senyawa itu cukup sebagai sumber energi di tubuh.

Spirulina dengan kandungan B12-nya yang cukup tinggi mujarab meningkatkan kekebalan tubuh ikan dari gangguan penyakit. Pemakaian pada bibit dapat menekan tingkat kematian hingga 14%. Keistimewaan lain, mempercepat pertumbuhan sampai 19%. Bahkan bila 2,5% spirulina dicampurkan pada pakan, sirip ikan tumbuh 25% lebih cepat.

Stres juga dapat dihalau dengan spirulina. Itu lantaran ia mengandung antioksidan yang dapat memasok cukup oksigen terlarut di tubuh. Ikan yang stres saat pindah dari kolam dapat pulih dalam waktu singkat dengan pemberian spirulina selama 10 hari berturutturut, ujar Agnes Maria, staf ahli riset dan pengembangan akuakultur PT Central Proteinaprima di Jakarta.

Kinclong

Serangkaian keunggulan itu membuat spirulina banyak dimanfaatkan sebagai campuran pakan. Tak hanya lou han, tapi ikan hias lain seperti koi, diskus, dan maskoki. Contohnya koi. Koi tidak mempunyai pigmen penentu warna. Padahal, kecantikan koi terletak pada kecerahan warna pola tubuh. Itu dapat diatasi dengan pemberian pakan yang mengandung spirulina, ujar Agnes.

Hasil penelitian Balitbang Zoologi-LIPI Cibinong menunjukkan pakan yang mengandung 6-7% spirulina dapat mencerahkan warna bila diberikan selama 20 hari berturut-turut. Artinya bila kebutuhan pakan mencapai 100 g, maka 6 g di antaranya spirulina. Peternak koi di Blitar sudah biasa menambahkan 5-10 g/hari spirulina ke dalam pakan untuk setiap 25 koi.

Bukan tanpa sebab spirulina dapat mencerahkan warna ikan. Itu lantaran spirulina mengandung pigmen astasantin dan zeaksantin. Kedua pigmen itu yang dapat memekatkan warna terutama corak merah. Kandungan penting lain adalah betakaroten. Pigmen pendongkrak warna merah itu jumlahnya mencapai 0,14-0,19% dalam spirulina. Warna merah pada koi bisa keluar dengan betakaroten, ujar Agnes.

Hambat virus herpes

Spirulina pun memberi manfaat pada hewan lain seperti hamster dan ayam. Berdasarkan penelitian yang dilakukan Profesor Ernest Ross dari University of Hawaii and Warren Dominy of the Oceanic Institute di Amerika Serikat, asupan spirulina dapat meningkatkan fertilitas sampai 96,1% bila digunakan pada burung.

Di Afrika, spirulina banyak terdapat di bukit-bukit yang dihuni oleh ratusan burung flaminggo. Mereka memakan alga berbentuk spiral itu sehingga warna bulunya yang putih berubah merah jambu. Tak hanya warna putih, spirulina juga dapat mendongkrak warna kuning, merah, hijau, dan biru menjadi cerah, serta bulu terlihat lebih halus.


Para peneliti di National Cancer Institute di Amerika Serikat pernah menguji pemberian spirulina pada hamster. Hasilnya, hamster kebal terhadap herpes dan kanker. Itu lantaran kandungan sulfoglycolipid yang dimiliki spirulina. Senyawa itu bahkan diyakini dapat melawan virus AIDS yang menurunkan kekebalan tubuh.

Menurut Kabinawa, pemberian spirulina pada ayam petelur dapat memerahkan warna kuning telur. Untuk ayam pedaging, alga biru kehijauan itu membuat daging lebih kenyal sehingga setelah dimasak menjadi empuk dan gurih. Serangkaian manfaat itulah yang menjadikan spirulina pantas diberikan sebagai pakan hewan, tidak semata untuk kesehatan manusia. (Lastioro Anmi Tambunan)
Sumber:
Aneka manfaat spirulina di Majalah Trubus Edisi Senin, 04 September 2006

Perkenalan

Spirulina adalah alga hijau biru yang berbentuk spiral. Kata “spirulina” berasal dari bahasa Latin “spira” yang berarti spiral. Panjang sel spirulina adalah 300-500 mikron atau sekitar ½ milimeter, dimana kita tidak dapat melihatnya dengan kasat mata. Spirulina dapat hidup di kolam yang hangat dan sedikit mengandung garam. Dia tumbuh sangat cepat dan merupakan salah satu penghasil oksigen di planet ini. Tumbuhan satu sel yang sangat sederhana ini adalah satu komponen utama dari rantai makanan dan kehidupan di planet ini. Sebagai makanan sehat yang seimbang, spirulina berfungsi untuk mencegah penyakit dan mempercepat penyembuhan. Spirulina bersifat sangat alkali sehingga dapat membantu memperbaiki keseimbangan pH basa pada sel tubuh.


Manfaat dari Spirulina

I. Bagi manusia
Spirulina mengandung lebih dari 100 vitamin (misalnya: vit. B-12, B kompleks, vit.E); mineral seperti potassium, kalsium, zinc, magnesium, selenium, zat besi, dan fospor; asam amino; enzim pencernaan; phytonutrients; beta karotin; klorofil; dan pigmen yang dapat membantu fungsi hati.
Dengan kata lain, spirulina mengandung lima nutrisi yang diperlukan oleh tubuh manusia:
1. Protein yang Menguntungkan

Protein merupakan elemen vital dalam setiap bagian di tubuh kita. Kualitas protein spirulina dipengaruhi oleh seberapa seimbangnya asam amino yang sangat penting dimana tubuh manusia tidak dapat memproduksinya.

2. Klorofil

Spirulina juga mengandung sangat banyak pigmen natural seperti klorofil dan phycocyanin. Klorofil sangat bermanfaat untuk pengobatan anemia dan klorofil dapat membantu membersihkan tubuh manusia dari toksin.

3. Vitamin B12

Vitamin B12 sangat efektif untuk meningkatkan fungsi liver, memperbaiki kerusakan pada sistem pencernaan dan kulit, dan sulit buang air besar.

4. Beta Karotin

Beta karotin adalah nutrisi yang dapat mencegah penyakit kanker. Untuk mencegah penyakit tersebut, kita memerlukan beta karotin sebanyak 5-15 miligram setiap hari. Kandungan beta karotin pada spirulina adalah 50 kali lipat dibandingkan dengan chlorella, 10 kali lipat dibandingkan dengan wortel, dan 60 kali lipat dibandingkan dengan sayur bayam. Sebagian beta karotin yang ada di tubuh kita dirubah menjadi vitamin A yang tidak cukup didapati pada makanan. Vitamin A juga dapat melindungi mata dan sistem pernafasan.

5. Asam Linoleic dan Asam Linolenic.

Spirulina kaya akan asam linoleic dan asam linolenic yang membantu mengontrol kolesterol dalam pembuluh darah. Asam linoleic dan asam linolenic adalah zat yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh manusia.

II. Bagi Hewan dan Produk Perikanan
Manfaat spirulina tidak hanya untuk manusia, tetapi juga bermanfaat bagi hewan, seperti untuk ikan akuarium, burung oramental, kucing, anjing, kuda, sapi. Spirulina dapat dicampurkan ke dalam makanan mereka.
1. Makanan Ikan

Manfaat penambahan spirulina pada makanan ikan adalah mencerahkan warna ikan, menaikan pertumbuhan rata-rata, dan bau dari ikan tersebut. Ikan memberikan respon kepada rasa spirulina dan membuat ikan lebih berdaging. Ikan akan tumbuh lebih cepat, rasanya lebih enak, dan mencegah penyakit. Bagi peternak ikan, penambahan spirulina pada makanan ikan dapat membantu menyelesaikan dua masalah besar, yaitu: 1). ikan ternak kurang mempunyai daya tahan terhadap inveksi dan penyakit; 2). rasa, tekstur, dan warna kulit ikan tidak bagus.
Pada spesies ikan tropis, spirulina merupakan bagian yang penting dalam kandungan makanan. Lima manfaat spirulina untuk kesehatan ikan adalah sebagai berikut:

1) Spirulina mengandung vitamin dan mineral.
2) Spirulina kaya akan muco protein baik untuk kesehatan kulit.
3) Kandungan phycocyanin yang dapat mengurangi obesitas dan membuat ikan menjadi lebih sehat.
4) Kandungan asam lemak yang berguna untuk pertumbuhan organ.
5) Spirulina mengandung zat pewarna natural seperti carotenoids.

Dengan memberi spirulina, ikan tropis akan menjadi lebih indah, sehat, dan dapat hidup lebih lama.

2. Makanan Kucing dan Anjing

Spirulina merupakan suplemen yang baik bagi semua jenis kucing dan anjing, terutama bagi induk kucing dan anjing yang sedang menyusui dan juga untuk anak kucing dan anjing yang menyusui. Spirulina dapat membuat kulit kucing dan anjing menjadi sehat dan menghasilkan bulu yang bersinar. Dosis spirulina yang untuk kucing dan anjing dengan cara mencampurkan dengan makannya: setiap hari anak kucing diberikan secuil (jumlah yang sangat sedikit) spirulina; ¼ sendok the spirulina untuk kucing besar dan kucing yang sedang menyusui. Anak anjing diberikan ¼ sendok teh spirulina setiap hari; ½ sendok teh untuk anjing ukuran sedang; 1 sendok teh untuk anjing besar; 2 sendok teh atau lebih untuk anjing yang sangat besar.

3. Makanan untuk Kuda dan Sapi

Sebagai penambah stamina kuda dan sapi, per 100 kg berat badan menggunakan 1 ons spirulina yang dapat digunakan sehari 2 kali dengan mencampurkan pada makanan meraka.

Manfaat Spirulina untuk Hewan

Burung

:

Mencerahkan warna bulu, membuat menjadi lebih subur,meningkatkan sistem kekebalan pada anak burung.

Kucing

:

Membuat bulu bersinar, kulit yang sehat, mempercepat proses penyembuhan, mencegah infeksi dan kanker.

Anjing

:

Membuat bulu bersinar, kulit yang sehat, mencegah penyakit dermatitis, meningkatkan kekebalan terhadap penyakit.

Kuda

:

Mencegah anemia, membentuk sel darah merah dan sel darah putih,meningkatkan selera makan, energi, kekebalan terhadap infeksi, mempercepat proses penyembuhan, membuat kulit bersinar.

Kelinci

:

Meningkatkan kekebalan terhadap infeksi saluran pernafasan.

Reptil

:

Kulit lebih bersinar, membantu dalam proses penggantian kulit, meningkatkan kekebalan terhadap penyakit.

Sapi Perah

:

Meningkatkan selera makan.

Ternak

:

Mengurangi kematian dini.

Babi

:

Meningkatkan kekebalan terhadap penyakit

III. Untuk Kesehatan
1. Anemia

Penyebab anemia adalah kekurangan zat besi. Spirulina mengandung zat besi lebih banyak dibandingkan dengan hati, dan juga mengandung protein yang tinggi dan mengandung klorofil. Spirulina sangat baik untuk mengobati anemia karena kandungan zat besi sangat tinggi.

2. Diabetes

Diabetes disebabkan karena kekurangan hormon insulin. Penyebab utama kekurangan hormon tersebut karena pola makan yang berlebihan atau tidak teratur. Oleh karena itu sangatlah penting untuk memperbaiki pola makan kita. Kita harus menghindari kelebihan kalori, makan dengan nutrisi yang seimbang, dan mencegah tubuh kita akan kecanduan makanan. Spirulina sangat efektif untuk mencegah diabetes karena kandungan kalori yang rendah, kaya akan vitamin B1 yang dapat membantu metabolisme gula, vitamin B2 yang dapat membantu membakar kalori sehingga mencegah obesitas, vitamin B6 yang menghasilkan insuli, dan potassium yang membantu ekresi insulin dan kekurangan protein.

3. Diet

Metode diet dengan mengkonsumsi spirulina adalah 30 menit sampai 1 jam sebelum makan, mengkonsumsi spirulina terlebih dahulu. Pada jangka waktu tersebut, spirulina akan menyerap air dan menyebarkannya, sehingga akan menekan selera makan dan membantu mencegah pola makan yang berlebihan. Karena spirulina adalah makanan yang mengandung beraneka ragam nutrisi dalam jumlah yang banyak, maka metode diet ini tidak menyebabkan tubuh kita kekurangan nutrisi.